Selamat Datang

Selamat Datang Rekan/ita, Selamat Belajar, Berjuang, dan Bertaqwa. Kreativitas, Loyalitas, Kesadaran, hanya untuk Organisasi, Jadilah Akar di dalam Organisasi, Selamat Berproses Rekan/ita.

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label home. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label home. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2017

PAC IPNU-IPPNU Temayang peringati Hatlah NU Ke-91 dengan Turnamen Futsal

BerJuTa - Dalam rangka suasana Harlah Nahdlatul Ulama 2017 yang ke-91, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) - Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Temayang menggelar Liga Futsal Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Temayang, Minggu (05/02/2017) bertempat di lapangan futsal primier Rt. 07 Rw. 02 Ds. Sukosewu Kecamatan Sukosewu.

Liga futsal pelajar NU sendiri berkerjasama dengan sahabat kuliah kerja nyata (KKN) Uin Sunan Ampel Surabaya Korcam Temayang. Kegiatan ini di ikuti 9 team yaitu seluruh ranting dan komisariat se-kecamatan Temayang diantaranya IPNU Pandantoyo, IPNU Bakulan, IPNU Temayang, IPNU Papringan, IPNU Kedungsari, IPNU SMA Islam Temayang, IPNU Buntalan, Sampang United, dan KKN Uin Sunan Ampel Surabaya Korcam Temayang. Acara tersebut di mulai pukul 08.00 WIB - 14.30 WIB dengan sistem liga semua team saling bertemu dan akhirnya gelar juara diraih oleh IPNU Buntalan.
Sementara itu Sekretaris PAC IPNU Temayang rekan Diki Alamzyah mengungkapkan kegiatan ini adalah bentuk sillaturrahmi pelajar dengan menjalin solidaritas antar kader "Menjunjung sportivitas seperti halnya menuju esok yang cerah, tanpa ada egosime di setiap perjalanannya
sama halnya olahraga futsal ini saling berkerjasama, berkomunikasi dan bersinergi agar permainan itu menjadi indah" tutur rekan yang juga menjadi Sekretaris Jendral BEM IAI Sunan Giri Bojonegoro.
Selain itu Korcam KKN Uin Sunan Ampel Surabaya Sahabat Alex menuturkan kegiatan seperti patut di apreasi walau hanya sederhana tapi proses keberhasilannya luar biasa "arek-arek IPNU-IPPNU Temayang pancen jos" tambahnya.
Sedangkan Ketua Ranting IPNU Buntalan yang menjadi Juara pada turnamen kali ini rekan Endri Susilo mengungkapkan beribu-ribu terima kasih kepada PAC IPNU-IPPNU Temayang dan Sahabat/i KKN Uin Sunan Ampel Surabaya yang bisa saling bersinergi dan berkerjasama atas terlaksananya turnamen kali ini
"Bangga jadi kader NU, Olahraga yes, Organisasi juga yes" tandasnya. [amz]

Senin, 24 Oktober 2016

22 Oktober 2016 Apel Hari Santri MWC NU dan Banom - Banomnya

   Sabtu (22/10/2016) bertempat di Halaman MI Nurul Huda Temayang MWC NU Temayang mengadakan Apel hari santri beserta banom. Apel tersebut di pimpin langsung oleh ketua MWC NU Temayang Bapak Fathur Rohman. Dalam apel tersebut sangat khidmat di karenakan semua peserta apel memiliki statemen bahwa penghormatan pada Ulama' adalah Diam untuk sebuah tindakan.
   Dalam pembacaan Resolusi Jihad oleh Bapak Kyai Bajuri, " Santri harus bersatu dan bersatu dalam menjaga kedaulatan NKRI" Apel di mulai pukul 08.30 wib - 10.00 wib. Disinilah terlihat bagaimana semua banom saling bersinergi. Organisasi NU adalah sebuah wadah yang wajib di ikuti oleh santri dan santri itu adalah warga Nahdliyin. [amz]

Khotmil Al-Qur'an dan Pembacaan 1 Milyar Nariyah Pelajar NU Bojonegoro Selatan Dalam Mempringati Hari Santri

    Pelajar Nu Bojonegoro Selatan, Jum'at (21/10/2016) mengadakan acara khotmil Al-Qur'an di kedai BerJuTa di mulai setelah sholat Jum'at dan setelah khatam pembacaan 1 Milyar Nariyah.
    Ketua IPPNU rekanita Fadhilatus Sa'diyah mengungkapkan "sangat bangga dengan rekan/ita di karenakan acara yang mendadak bisa berjalan dengan lancar" sedangkan di lain tempat ketua MWC NU Bapak Fathur Rohman "Bagaimana organisasi bisa menjual dan bisa di pandang oleh masyarakat kegiatan sosial adalah kewajiban sedangkan Ngaji adalah kebutuhan" Rekan M. Shobirin Ketua IPNU "Inilah tombak kita dalam menaungi organisasi selalu berproses dengan apa yang ada dan apa yang kita inginkan'
   Dalam perjalanan kegiatan sangat lancar dan tepat pikul 23.00 wib selesai dan acara di lanjutkan MAYORAN penyembelihan kelinci dan ayam untuk mensyukuri apa makna hari santri yang sebenarnya. Bagaimana memahami suatu rasa, pendapata yang hakiki dalam menyambut hari santri 22 Oktober 2016 semoga selalu BerJuTa. [amz]

Senin, 17 Oktober 2016

Kreativitas dan Kebersamaan Pelajar Nahdlatul Ulama' Seminar Pendidikan






Selasa, 23 Februari 2016

KELUARGA KECIL (IPNU)

KELUARGA KECIL (IPNU)
Oleh : Diki Alamzyah
Di pusaran api yang membara
Di tengah lautan ku sendiri
Sanggana keluarga nampak cahaya
Berirama indah nan sejuk
Ku memaknai kehidupan ini
Ku seloki sejuta ke-Egoisan
Berdikari cahaya mulai muncul
Percayalah di sini ada kebahagian
Langit menangis
Berdeburan tanpa sejatinya ke-Egoisan
Perjuangan menahan air mata
Ku berikan senyuman ini kepadamu
Waktu demi waktu ku curahkan
Lelah tak terasa di hati dan pikiran
Lantunan suara berderai kencang dan keras
Insipirasi mulai muncul dengan kopi hitam
Percaya bahwa inilah hidupku
Percaya bahwa dirimulah penyejuk hatiku
Tanpamu aku tak bisa berinspirasi
Tanpamu aku tak bisa memaknai kehidupan
Kubelajar sebagai orang kecil
Kubelajar ada warna kehidupan hitam dan putih.
Inilah hidup penuh warna dan rasa.
*Harlah IPNU Ke-62 ( 24 Februari 1954 - 24 Februari 2016 )

Selasa, 07 Oktober 2014

Sejarah, Fungsi, Tujuan & Lambang IPNU IPPNU



Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)
 I.     Sejarah lahirnya IPNU
Berawal dari ide para putra Nahdlatul Ulama, yakni pelajar dan santri pondok pesantren untuk mendirikan suatu kelompok atau perkumpulan .
·      Pada tahun 1939 lahir PERSANO (Persatoean Santri Nahdlatoel Oelama).
·      Pada tahun 1947 Lahir IMNU (Ikatan Murid Nahdlatul Ulama) di Malang.
·      Pada tahun 1950 berdiri IMNU (Ikatan Mubaligh Nahdlatul Ulama di Semarang.
·      PARPENO (Persatoean Pelajar Nahdlatoel Oelama) di Kediri.
·      Di Bangil berdiri Ikatan Pelajar Islam Nahdlatul Ulama.
Namun organisasi-organisasi yang telah berdiri di atas masih berjuang sendiri-sendiri dan tidak mengenal di antara satu sama lain.
Bertitik tolak dari kenyataan tersebut, maka Almarhum Tholcha Mansyur (Malang), Sofyan Cholil (Jombang), H. Mustamal (Solo) bermusyawarah untuk mempersatukan organisasi-organisasi tersebut dalam satu wadah, satu nama dan satu faham dengan nama IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) saat berlangsung kongres LP Ma’arif di Semarang pada tanggal 24 Februari 1954/20 Jumadil akhir 1373 Hijriyah.
Pada kongres ke VI di Surabaya IPNU menjadi badan otonom NU (Nahdlatul Ulama). Sehingga IPNU Berhak mengatur rumah tangganya sendiri baik ke luar maupun ke dalam, tidak lagi tergantung kepada kebijakan LP Ma’arif.
Pada perkembangan selanjutnya IPNU berubah nama menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama saat kongres ke X di Jombang disebabkan organisasi pelajar yang diakui pemerintah hanya OSIS sebagai organisasi intra sekolah dan Pramuka sebagai organisasi ekstra sekolah. Sehingga ladang garap IPNU tidak hanya pelajar dan santri saja, tetapi juga pemuda, remaja dan mahasiswa.
Di dalam kongres XIV tanggal 18 – 24 Juni 2003 di Surabaya IPNU sepakat untuk kembali ke habitatnya semula dengan berganti nama menjadi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dengan orientasi pelajar, santri dan mahasiswa.
Lahirnya Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dilatar belakangi oleh adanya kebutuhan wadah pengkaderan bagi generasi muda NU yang bersumber dari kalangan pesantren dan pendidikan umum, yang diharapkan dapat berkiprah di berbagai bidang, baik politik (kebangsaan), birokrasi, maupun bidang-bidang profesi lainnya. Pada awalnya embrio organisasi ini adalah berbagai organisasi atau asosiasi pelajar dan santri NU yang masih bersifat lokal dan parsial.

II.  Fungsi & Tujuan Organisasi :
Fungsi
a.    Wadah perjuangan pelajar Nahdlatul Ulama dalam pendidikan dan kepelajaran.
b.    Wadah pengkaderan pelajar Nahdlatul Ulama untuk mempersiapkan kader-kader bangsa dan kepemimpinan Nahdlatul Ulama
c.    Wadah penguatan pelajar Nahdlatul Ulama dalam melaksanakan dan mengembangkan Islam ahlussunah wal-Jamaah untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai-nilai nahdliyah
Tujuan
Tujuan IPNU adalah terbentuknya pelajar bangsa yang bertaqwa kepada Allah SWT, berilmu, berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta bertanggungjawab atas tegak dan terlaksananya syari’at Islam menurut faham ahlussunnah wal jama’ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Usaha, Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka IPNU melaksanakan usaha-usaha:
1.      Menghimpun dan membina pelajar Nahdlatul Ulama dalam satu wadah organisasi.
2.      Mempersiapkan kader-kader intelektual sebagai penerus   perjuangan bangsa.
3.      Mengusahakan tercapainya tujuan organisasi dengan menyusun landasan program perjuangan sesuai dengan perkembangan masyarakat guna terwujudnya khaira ummah
4.      Mengusahakan jalinan komunikasi dan kerjasama program dengan pihak lain selama tidak merugikan organisasi.

III. Lambang Organisasi
Gambar Logo IPNU
 
Makna Logo
·      Bulat yang berarti kontinyu/istiqomah
·      Bertuliskan I.P.N.U tiga titik bermakna Iman, Islam dan Ihsan
·      Tulisan IPNU diapit tiga garis sejajar yang melambangkan rukun iman
·      Sudut bintang lima melambangkan rukun islam
·      Bintang melambangkan cita-cita yang tinggi
·      Bintang besar di bawah tulisan IPNU melambangkan Nabi Muhammad SAW.
·      Empat bintang sebelah kanan melambangkan khulafaurrosyidin
·      Empat bintang sebelah kiri melambangkan empat madzhab
·      Dua buah kitab artinya Alqur’an dan Hadits
·      Bulu melambangkan ilmu
·      Dua bulu angsa bersilang melambangkan sintesa menuntut ilmu umum dan ilmu agama
·      Warna hijau berarti kesuburan, warna kuning berarti kejayaan ( hikmah dan cita-cita yang tinggi) serta warna putih berarti suci


IV. Struktur Organisasi IPNU
1.      Pimpinan tertinggi IPNU di ibu kota Negara disebut Pimpinan Pusat IPNU (PP IPNU)
2.      Pimpinan IPNU di provinsi disebut Pimpinan Wilayah IPNU (PW IPNU)
3.      Pimpinan IPNU di kabupaten/kota disebut Pimpinan Cabang IPNU (PC IPNU)
4.      Pimpinan IPNU di kecamatan disebut Pimpinan Anak Cabang IPNU (PAC IPNU)
5.      Pimpinan IPNU di desa/kelurahan disebut Pimpinan Ranting IPNU (PR IPNU)
6.      Pimpinan IPNU di Lembaga Pendidikan perguruan tinggi, pondok pesantren, SLTP/MTs, SLTA/MA dan yang sederajat disebut Pimpinan Komisariat IPNU (PK IPNU)

Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)
     Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama disingkat IPPNU adalh organisasi pelajar yang menghimpun pelajar dan santri perempuan Nahdlatul Ulama. Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 rajab 1374/ 2 maret 1955 di Solo, Jawa Tengah. Salah seorang pendirinya bernama Hj. UMRAH MAHFUDHAH.
Semula IPPNU merupakan bagian dari lembaga Pendidikan ma’arif, tetapi sejak kongres di Surabaya tahun 1966, IPPNU mellepaskan diri dari LP. Maarif dan menjadi salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama.
IPPNU pernah beralih dari organisasi pelajar kepada organisasi remaja. Pada saat konggres ke-9 di Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang tanggal 28 Januari – 1 Pebruari 1988, kepanjangan IPPNU berubah menjadi Ikatan Putri-Putri Nahdlatul Ulama.
Baru pada konggres IPPNU ke-13 di Surabaya tahun 2003 kepanjangan IPPNU kembali menjadi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama.

TUJUAN IPPNU
Sebagai bagian dari badan otonom Nahdlatul Ulama, IPPNU mempunyai tiga fungsi utama, yaitu:
1.      Sebagai wadah berhimpun pelajar dan santri putri NU untuk melanjutkan semangat, jiwa dan nilai-nilai nahdliyin.
2.      Sebagai wadah komunikasi pelajar dan santri putri NU untuk menggalang ukhuwah Islamiyah dan Syiar Islam.
3.      Sebagai wadah kaderisasi pelajar dan santri putri NU untuk mempersiapkan Kaderisasi bangsa.

LAMBANG IPPNU

·       Warna Dasar Hijau : Kesuburan, Kebesaran
·       Warna Putih : Suci
·       Warna Kuning : Hikmah yang tinggi
·       Bentuk Segitiga : Istiqomah, kokoh dan iman, Islam, Ikhsan
·       Lima Titik Dalam Kata IPPNU : Rukun Islam
·       Dua Kuncup Bunga Melati : Perempuan dengan Kebersihan Fikiran dan Kesucian Hati
·       Dua Garis Putih mengapit Garis Kuning : Dua Kalimat Syahadat
·       Bintang : Ketinggian Cita-Cita
·       Sembilan Bintang : Lambang Keluarga NU, yaitu : Satu Bintang Besar di tengah : Nabi Muhammad SAW, Empat Bintang Kanan : Khulafaur Rasyidin, Empat Bintang Kiri : Madzhabb Empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali)
·       Dua Kitab : Al-Qur’an dan Hadist
·       Dua Bulu Angsa Bersilang : Sintesa antara Ilmu Agama dan Ilmu Umum





MARS IPNU

Wahai pelajar Indonesia
Siapkanlah barisanmu
Bertekad bulat bersatu di bawah kibaran panji IPNU
Ayohai pelajar islam yang setia
Kembangkanlah agamamu
Dalam Negara Indonesia
Tanah air yang kucinta
Dengan berpedoman kita belajar, berjuang serta bertaqwa
Kita bina watak nusa dan bangsa
Tuk kejayaan masa depan
Bersatu wahai pelajar islam jaya tunaikanlah kewajiban yang mulia
Ayo maju…. pantang mundur….
Dengan rahmat tuhan kita perjuangkan
Ayo maju…. Pantang mundur….
Pasti tercapai adil makmur

MARS IPPNU

Sirnalah gelap terbitlah terang
Mentari timur sudah bercahya
Ayunkan langkah pukul genderang
S’gala rintangan mundur semua
Tiada laut sedalam iman
Tiada gunung setinggi cita
Sujud kepala kepada tuhan
Tegak kepala lawan derita
Di malam yang sepi di pagi yang terang
Hatiku teguh bagimu ikatan
Di malam yang hening di hati membakar
Hatiku penuh bagimu pertiwi
Mekar seribu bunga di taman
Mekar cintaku pada ikatan
Ilmu kucari amal kuberi
Untuk agama bangsa negeri